Perkembangan Janin Usia 2 Bulan

Ketika si zigot kecil sudah menemukan tempat di dalam rahim, yaitu dengan selesainya minggu ini, seorang wanita tidak akan mengalami menstruasi, dan menjadi tanda pertama mengalami kehamilan. Sebagian wanita mengalami sedikit pendarahan ataupun flek kecoklatan yang kadang disalahartikan sebagai menstruasi, padahal sebenarnya pendarahan yang sedikit ini terjadi dikarenakan adanya implantasi zigot ke dinding rahim.  Setelah terjadinya implantasi di dinding rahim, akan mulai terjadi pelepasan hormon HCG (untuk tes kehamilan).
 
 

Perkembangan Janin Minggu ke-5

Ukuran bayi pada minggu ke lima ini sebesar biji apel dan pada minggu ini sering disebut sebagai embrio.  Bayi sudah mempunyai detak jantung sendiri.  Plasenta dan tali pusat sudah mulai berfungsi sepenuhnya pada minggu ini. Veksikel-veksikel otak utama sudah mulai terbentuk, dan sistem syaraf mulai berkembang.  Benjolan kaki dan tangan mulai kelihatan.  Selain sel di benjolan tangan akan mati dan membentuk jari-jari tangan.  Pembentukan telinga semakin sempurna ditandai dengan terbentuknya duktus endolimfatikus, yaitu saluran yang berfungsi untuk menyalurkan cairan yang terdapat dalam labirin telingan dalam.  Begitu juga dengan sistem pencernaan semakin sempurna dengan terjadinya pembedaan yang kian nyata antara cikal-bakal usus besar dengan cikal bakal usus buntu.  Bahkan cikal-bakal dari ginjal dan hati juga sudah terbentuk.  Begitupun dengan struktur muka secara penuh sudah mulai terbaca. 

Perkembangan Janin Minggu ke-6

Pada minggu keenam ini, bayi sudah berbentuk embrio dengan panjang 1/17 inchi.  Embrio sudah terlihat seperti berudu. Kepala, ekor, tangan dan anggota badan masih seperti tunas atau benjolan.  Pada minggu ini, terjadi pembentukan awal hati, pankreas, paru-paru, kelenjar tiroid, dan jantung.  Pembuluh nadi yang berada di kepala terlihat semakin jelas dan terbagi-bagi menurut fungsinya masing-masing.  Rongga mulut sudah mulai kelihatan.  Begitu pula dengan struktur mata sudah terbentuk, meskipun masih berjauhan letaknya. Tonjolan hidung mulai nampak di tengah-tengah wajah.  Ruas-ruas tulang belakang juga sudah mulai terbentuk, meskipun terlihat masih samar.
Perkembangan Janin Minggu ke-7
Pada minggu ketujuh, ukuran embrio diperkirakan sekitar 11-17 mm.  Jantung sudah terbentuk lengkap dan semakin sempurna.  Pada minggu ini, untuk pertama kalinya, saraf dan otot  bekerja secara bersamaan.  Bayi sudah mempunyai refleks dan bergerak secara spontan, meskipun ibu belum bisa merasakannya.  Di akhir minggu ini, otak akan terbentuk lengkap. Bagian bibir, hidung, bibir, gigi dan lidah mulai terbentuk, dan cikal bakal dari mata yang terlihat berwarna hitam  tanpa kelopak.  Jari-jari tangan sudah mengarah terpisah satu sama lain, dan siku sudah mulai terbentuk.  Jari-jemari kaki sudah muali terlihat, dan telapak kaki masih rata.  Tunas tangan yang lebih cepat tumbuh dibandingkan dengan cikal bakal kaki inilah yang merupakan jawaban dari pertanyaan mengapa kelak bayi lebih dulu belajar memegang benda di sekitarnya dibandingkan dengan belajar berjalan.
Perkembangan Janin Minggu ke-8
Pada minggu kedelapan, ukuran embrio sekitar 20-30 mm.  Bentuk kepalanya membulan dan wajah polos kekanak-kanakan mulai kelihatan dengan tertariknya bagian antara dahi dan pangkal hidung ke arah dalam. Lengan dan kaki sudah mulai terbagi menjadi komponen paha, kaki, tangan, lengan dan bahu.  Selanjutnya untuk organ reproduksi mulai terbentuk juga dengan kartilago dan tulang.  Untuk telinga luar sudah mulai sempurna,  serta mata sudah membentuk pigmen. Pada akhir minggu ke-8 ini, bayi sudah mampu mendengar.  Dalam otak, jaringan syaraf berhubungan dengan lobi penciuman di dalam otak.  Jantung sudah memompa kuat dengan irama yang teratur.
 
Pergerakan pertama janin dapat diketahui melaui USG. Tubuh yang masih ringkih ini mulai bisa bergerak dengan tidak teratur, dan jika dijumlahkan rata-rata sebanyak 60 kali gerakan dalam sejam.  Pada minggu ini, perut dan rongga dada sudah terpisahkan  serta otot mata dan bibir bagian ataspun sudah terbentuk.  Untuk jaringan kulit, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak mulai terbentuk.  Jantung  sudah berdetak dengan frekuensi 120 kali per menit.  Rongga mulut, cikal bakala gigi serta lidah, alat kelamin serta sel-sel penumbuh bulu mata mulai berkembang.  Semua organ tubuh internal janin sudah terbentuk.

PESAN  

  • Ketika seorang ibu menyadari tentang kehamilannya, calon bayi itu sudah tumbuh cukup lama, sehingga calon ibu perlu untuk mengejar masukan gizi yang diperlukan si bayi, antara lain :zat tenaga, zat pembangun, zat pengatur atau vitamin dan juga mineral utama bayi, yaitu zat besi. Sebelum turun dari tempat tidur, makan sesuai, misalnya makan kue biskuit.
  • Disarankan untuk makan dengan porsi yang kecil akan tetapi sesering mungkin dengan syarat makanan tersebut mudah dicerna, tidak terlalu berbumbu dan banyak minum air buah segar.
  • Memberikan zat gizi yang cukup dengan cara meminum zat besi tablet
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Perkembangan Janin Usia 1 Bulan

Selama minggu pertama terjadinya proses kehamilan, di mana terjadi suatu proses pertukaran kromosom dari sel sperma dan sel telur yang mengandung gen pembawa sifat bagi janin. Bersamaan dengan hal tersebut, kadar dari hormon estrogen dan progesteron makin meningkat, sehingga mengakibatkan perubahan-perubahan dalam struktur dan metaboliseme tubuh ibu untuk menumbuhkembangkan janin.. Sel telur yang sudah dibuahi akan bergerak menuju rahim.  Di dalam perjalanan dari ovarium ke rahim, sel telur sudah membelah diri dan membantuk suatu massa sel, yang disebut dengan blastosis. Kemudian, sesudah sampai di rahim, blatosis akan menempel di dinding rahim. Dengan berakhirnya masa ini, maka ibu tidak lagu mengalami haid atau datang bulan.

Pada minggu ini perempuan sudah tidak mengalami haid lagi. Perdarahan yang terjadi selama haid adalah dampak dari implantasi sel telur pada dinding rahim. Setelah terjadi implantasi atau lebih tepat menemplenya zigot pada dinding rahim, akan terjadi pelepasan hormon HCG (untuk menilai tes kehamilan). Di masa ini, mulai terbentuk tulang belakang, tulang ekor, tulang iga dan sistem syaraf pusat. Juga terbentuk jantung dan jaringan pembuluh darah. Juga akan terbentuk dua buah lubah pada wajah, dan lubang ini akan terisi oleh air mata.

Pada minggu kelima, ukuran bayi sekarang sebesar biji apel dan pada minggu ini bisa disebut sebagai embrio. Bayi sudah memiliki detak jantung sendiri, plasenta dan tali pusat sudah bekerja. Veksikel-veksikel otak primer sudah mulai terbentuk, dan sistem syaraf juga mulai berkembang. Jantung sudah mulai berfungsi dan berdetak, dan memompakan darah ke seluruh bagian tubuh janin.  Sel-sel otak juga mulai membentuk cikal bakal organ seperti bakal ginjal, tulang-tulang leher, wajah, tangan dan juga kaki. Pada akhir minggu keempat, ukuran janin berbentuk 1.000 kaki lebih besar daripada sel telur yang telah dibuahi.
Pesan
Pada bulan yang pertama ini, ibu hamil diharuskan menjaga janinnya sebaik mungkin.  Janin yang masih dalam proses pembentukan awal ini kondisinya masih sangat lemah. Karenya, masa ini disebut dengan masa kritis.
Untuk persiapan mental bagi ibu, yang pertama yakinkan dan beri dukungan dari suami kepada istri, bahwa sekarang telah menerima anugrah dan titipan dari Tuhan yang luar biasa, ingat bahwa banyak pasangan suami istri yang belum dikaruniai anak selam bertahun-tahun), dan ini adalah amanah yang harus dijaga dan dirawat dengan baik (dan ini tentu banyak pengorbanan, dan ingatkan bahwa pengorbanan tidaklah mudah, di masa selanjutnya ibu hamil akan banyak mengalami perubahan-perubahan.
Untuk suami, beri istri dukungan dan perhatian lebih dari biasanya, dan juga ciptakan suasana rumah tangga yang harmonis.  Jaga dan bantu istri ketika mengadapi berbagai macam permasalahan dan tekanan. Ingatkan istri, bahwa sekarang dia telah berbadan dua,artinya psikologis ibu akan mempengaruhi janin yang dikandungnya. Dan jangan lupa untuk berdoa.  Perubahan emosi yang labil sudah mulai nampak.  Calon ibu kadang marah, bahagia, sedih secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas.

Lingkungan di sekitar ibu hamil, seharusnya memahami kondisi perubahan psikologis ini. Dan buatlah kondisi yang nyaman bagi ibu hamil, dan jangan sampai kondisi ibu hamil yang secara psikologis labil ini menjadi semakin buruk.sekitar ibu hamil sebaiknya memahami dan Untuk persiapan fisik ibu hamil, jaga stamina dan jangan terlalu lelah, juga jangan terlalu banyak diam.  Untuk makanan, sebaiknya makan makanan yang bergizi, khususnya sayuran, buah-buahan, banyak minum air putih, minum susu untuk ibu hamil, minum multivitamin selama kehamilan. Pada saat kritis ini, sebaiknya ibu hamil menjaga fisik dengan baik dan jangan sampai mengalami stress. Jangan sampai memukul perut baik pelan-pelan apalagi keras. Mulailah berkonsultasi dengan dokter kandungan ataupun bidan.

Sumber : Perkembangan Janin Usia 1 Bulan

Posted in Uncategorized | Leave a comment